Petugas Diarpus dan Disdik Kabupaten Sukabumi, saat membahas pembinaan pengaplikasian Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terpadu (SRIKANDI).SUKABUMI — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan pembinaan pengaplikasian Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terpadu (SRIKANDI) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi pada Rabu (09/09) lalu.
Langkah strategis ini dilakukan guna mempercepat akselerasi tata kelola kearsipan digital di lingkungan dinas tersebut.
Kepala Diarpus Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Rustandi, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Diarpus Kabupaten Sukabumi, Indah Kemala Fartin kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa kegiatan ini difokuskan untuk mengedukasi para pengelola kearsipan secara komprehensif.
“Agenda pembinaan tersebut diikuti secara intensif oleh para arsiparis serta pengelola arsip dari masing-masing bidang dan sekretariat yang ada di lingkup Disdik Kabupaten Sukabumi,” jelas Indah kepada Radar Sukabumi pada Senin (14/09).
Indah menjelaskan, kegiatan yang dihadiri Ketua Tim Pemberdayaan Sistem Informasi Kearsipan dan Sumberdaya Kearsipan, Santi dan Ahli Paris Ahli Muda, Hilman Pristiana ini, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis mengenai implementasi aplikasi SRIKANDI. Selain itu, langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi daerah dalam mendukung keberhasilan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta menyukseskan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).
“Melalui pembinaan ini, efektivitas pengaplikasian SRIKANDI dalam pengelolaan kearsipan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan mengalami peningkatan signifikan,” tandasnya.
Penggunaan platform digital ini dirancang untuk mempermudah alur kerja administratif, mewujudkan efisiensi program less paper (pengurangan penggunaan kertas), serta menjadi aplikasi kearsipan andalan yang dapat digunakan secara berkelanjutan lintas generasi.
Dalam sesi materi, Diarpus membedah secara mendalam berbagai fitur utama yang ada di dalam aplikasi SRIKANDI beserta petunjuk teknis penggunaannya.
Para peserta dibekali panduan praktis mulai dari tata cara pembuatan, pengiriman, penerimaan dokumen dinas, hingga mekanisme pemberkasan dan pengarsipan secara elektronik agar operasional kearsipan di Disdik berjalan lebih tertib, cepat, dan terintegrasi.
“Jadi, goalnya tidak hanya Disdik yang aware terhadap Srikandi, tetapi seluruh OPD baik kecamatan maupun non kecamatan. Karena, pengaplikasian SRIKANDI sudah ditetapkan di Perbup 24 tahun 2021 yang mewajibkan seluruh OPD untuk memakai aplikasi srikandi dalam pengelolaan arsip, termasuk kegiatan surat menyurat dari penciptaan sampai pendistribusiannya,” pungkasnya. (Den)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293547/original/038576300_1783733711-roster_taman_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558276/original/056214800_1776411094-unnamed__30_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7746836/original/040565800_1780554499-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7834712/original/073504000_1780655454-AMJ_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336552/original/022857800_1782207398-pexels-minan1398-1441593.jpg)