Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto WibowoCIKOLE – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, kebutuhan generasi muda terhadap ruang ekspresi yang positif semakin besar. Namun, tidak semua pelajar memiliki wadah yang cukup untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas mereka secara produktif.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan, komunitas seni, dan aparat kepolisian.
Kurangnya ruang berekspresi yang sehat dikhawatirkan dapat membuat sebagian remaja lebih rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga kenakalan remaja.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menilai pembinaan generasi muda tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan formal.
Menurutnya, seni, musik, dan kegiatan kreatif lainnya dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter sekaligus mengembangkan potensi pelajar.
“Anak-anak muda membutuhkan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka. Ketika mereka memiliki wadah yang positif, maka energi dan bakat yang dimiliki bisa berkembang menjadi prestasi,” ujarnya kepada awak media, pada Kamis (25/6).
Ia mengatakan pembentukan karakter generasi muda harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sekolah, keluarga, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan yang dekat dengan dunia remaja dinilai lebih efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta semangat berkarya.
Menurut Sentot, seni musik memiliki peran penting dalam membangun nilai-nilai positif seperti kerja sama, sportivitas, konsistensi, dan kemampuan berkomunikasi. Karena itu, ruang-ruang kreativitas perlu terus diperluas agar semakin banyak pelajar yang dapat mengembangkan potensinya.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga ingin ikut mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, produktif, dan berprestasi. Potensi anak-anak Sukabumi sangat besar dan perlu mendapatkan dukungan bersama,” katanya.
Upaya menghadirkan ruang kreativitas bagi pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
“Semakin banyaknya aktivitas positif yang melibatkan generasi muda, peluang munculnya talenta-talenta baru di bidang seni, budaya, maupun sektor kreatif lainnya akan semakin terbuka,” paparnya.
Di sisi lain, penguatan ekosistem kreativitas juga dinilai mampu menjadi langkah preventif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang melibatkan remaja.
“Ketika anak muda memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi, mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku perubahan bagi lingkungan dan daerahnya,” tandasnya. (ris)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527516/original/032102200_1773205136-Foto_1_-_ROG_Zephyrus_Line_Up.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522080/original/031990100_1772713347-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_19.20.09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529420/original/082768300_1773334051-article_bank__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524326/original/092279500_1772940037-f9e892a9-823d-4250-9a80-c8102283a42c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566130/original/037654700_1777115193-Nnicgi2v3KAezF9tDS92s4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554154/original/075633800_1776061310-KAI_Acces.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188955/original/071492400_1744719603-pet-lifestyle-together-with-owner.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518589/original/086644300_1772513347-DSC09577.jpeg)




