Sejumlah Gedung Diresmikan, Kadisperkim Sukabumi Ungkap Dampaknya

23 hours ago 8

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik dan percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah kecamatan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui peresmian Gedung Kantor Kecamatan Warungkiara beserta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya sejumlah proyek strategis di wilayah tersebut.

Menurut Sendi, pembangunan ini merupakan arahan langsung Bupati Sukabumi untuk menghadirkan wajah kecamatan yang representatif, tertata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan peresmian dengan baik. Gedung kantor kecamatan ini tidak hanya bangunannya saja, tetapi juga pagar depan dan penataan halaman yang kini terlihat rapi dan layak,” ujarnya.

Sendi menambahkan, meski secara fisik bangunan telah selesai, beberapa bagian interior masih akan disempurnakan agar fungsi pelayanan publik semakin optimal.

Selain Kantor Kecamatan Warungkiara, Dinas Perkim juga melaporkan penyelesaian pembangunan Gedung Diskominfo (Data Center) dengan nilai anggaran sekitar Rp1,6 miliar dan masa pengerjaan 120 hari. Gedung ini disiapkan sebagai pusat data sekaligus penunjang akselerasi digital di lingkungan Pemkab Sukabumi. “Selain itu, turut dibangun Gedung Inspektorat berupa aula dengan nilai proyek kurang lebih Rp2,7 miliar, yang diharapkan dapat menunjang kegiatan pengawasan dan pembinaan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Di sektor konektivitas wilayah, Pemkab Sukabumi juga merampungkan pembangunan Jembatan Tarisi yang menghubungkan Desa Tarisi, Kecamatan Warungkiara, dengan Desa Bantargadung. Jembatan berukuran 15 x 4 meter ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp919 juta dan menjadi akses vital bagi mobilitas warga serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat. “Wilayah kecamatan adalah wajah Kabupaten Sukabumi, apalagi Warungkiara berada di jalur yang sering dilintasi. Maka kecamatan harus tampil sebagai garda terdepan pelayanan dan pembangunan,” tegas Sendi.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya tengah mengusulkan penanganan 20 jembatan pascabencana. Namun terdapat keterbatasan kewenangan berdasarkan aturan Permendagri, khususnya terkait penanganan jembatan dan jalan lingkungan tertentu. Untuk itu, Pemkab Sukabumi terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat agar penanganan segera direalisasikan. “Sejak akhir 2025 hingga saat ini, komunikasi dengan pemerintah pusat terus kami lakukan. Mudah-mudahan penanganannya bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Halaman: 1 2

Read Entire Article
Information | Sukabumi |