Pramuka SMPN 7 Kota Sukabumi Borong Juara di Largalang Tingkat Jabar-Banten

18 hours ago 4

SUKABUMI — Prestasi gemilang kembali ditorehkan SMPN 7 Kota Sukabumi. Pada ajang Lomba Antar Regu Penggalang (Largalang) ke-20 tingkat Provinsi Jawa Barat dan Banten yang diselenggarakan di SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah pada Sabtu (7/2/2026), regu pramuka SMPN 7 sukses memborong banyak kejuaraan sekaligus meraih Piala Kwarda sebagai trofi terbanyak.

Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti puluhan regu penggalang dari berbagai daerah ini, SMPN 7 Kota Sukabumi tampil luar biasa dengan catatan prestasi sebagai berikut: Piala Kwarda (Trofi Terbanyak), Juara 1 Pionering Putra, Juara 2 Pionering Putri, Juara 1 LKBBT Putra, Juara 2 LKBBT Putri, Juara 3 LKBBT Putri, Juara 2 Samosa Putri dan Juara 3 Samosa Putra.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras, kekompakan, dan kegigihan seluruh anggota pramuka SMPN 7. Dua perwakilan siswa, Tria Sanjani dan Beri Ramdani, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga atas prestasi besar ini.

“Perasaan saya sangat senang sekali, bangga, sedih, dan terharu. Ini pertama kalinya angkatan kami memborong piala. Usaha kami selama ini benar-benar terbayar. Latihannya memang lelah, tapi seru dan penuh kebersamaan. Kami belajar disiplin, kerja keras, dan saling mendukung,” tutur Tria.

Sementara itu, Beri Ramdani juga mengungkapkan perasaannya saat tim nya meraih banyak kejuaraan.
“Kunci kami adalah saling percaya dan terus menjaga komunikasi. Kalau ada masalah, kami selesaikan bersama sebagai evaluasi. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, dan SMPN 7 makin harum namanya,” tambah Beri.

Prestasi besar ini tidak lepas dari peran penting para pembina, Nurfitriyani selaku pembina putri dan Ari Bagja sebagai pembina putra. Mereka menegaskan bahwa keberhasilan para siswa lahir dari proses panjang yang penuh komitmen.

“Pembinaan ekstrakurikuler sangat terstruktur karena keorganisasian pramuka jelas dari gugus depan hingga kwarcab. Kami sangat terbantu oleh dukungan sekolah dan antusiasme orang tua,” ujar keduanya.

Para pembina menyebutkan bahwa satu minggu sebelum Largalang, para siswa juga mengikuti Perlombaan Pramuka Geopras X dan meraih tiga piala. Meski jadwal padat, semangat anggota pramuka justru meningkat.

“Latihan dilakukan hampir setiap hari, bahkan beberapa kali sampai malam. Para pelatih dan purna juga sangat membantu. Tekad kuat seperti ini tidak dimiliki semua murid, apalagi di era sekarang. Pramuka benar-benar membentuk karakter kuat,” ungkap Nurfitriyani.

Sementara itu, Ari berharap prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang yang lebih baik.
“Semoga ini bukan titik akhir. Kami ingin anak-anak terus berkembang. Untuk kelas 9, semoga nanti bisa berbagi praktik baik dan menurunkan ilmu kepada adik-adik pramuka selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Kepala SMPN 7 Kota Sukabumi, Erlina W.I., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Ia pun merasa bangga dan bahagia. Dikatakannya, raihan besar SMPN 7 Kota Sukabumi dalam Largalang 20 menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kekompakan, dan dukungan semua pihak dapat menghasilkan prestasi gemilang. Para siswa bukan hanya membawa pulang piala, tetapi juga membawa nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan pantang menyerah.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus mengukir keberhasilan dan mengharumkan nama sekolah di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

“Faktor utama keberhasilan adalah semangat berlatih yang luar biasa. Mereka tekun, kompak, dan tetap berlatih meski cuaca sering tidak mendukung. Pembina dan pelatih juga sangat berdedikasi membentuk karakter pantang menyerah,” terangnya.

Menurutnya, sekolah tidak pernah membebani siswa dengan target juara, melainkan memberikan dukungan penuh agar mereka berkembang secara optimal. Apa pun hasil yang diraih, sekolah terima dengan bangga. “Kami hanya terus memotivasi mereka untuk maju dan tetap semangat,” imbuh Erlina

Erlina juga menambahkan bahwa SMPN 7 juga membuka ruang kreasi dan inovasi bagi para siswa, termasuk memberikan kesempatan kepada alumni untuk berbagi pengalaman, menyediakan fasilitas memadai, serta mendorong pembina mengikuti diklat agar terus meningkatkan kompetensi.

“Kami memberikan fasilitas yang sama untuk semua ekstrakurikuler. Untuk pramuka, kami juga berkolaborasi dengan kwarran, kwarcab, dan para alumni yang peduli. Semua ini untuk memastikan siswa mendapat pembinaan terbaik,”pungkasnya. (wdy)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |