BERPRESTASI: Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar saat menerima piagam penghargaan yang diserahkan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, belum lama ini.(ist)
Ciptakan Budaya Kerja Kolaboratif, Sabet Juara 1 FPD
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam evaluasi pelaksanaan Forum Perangkat Daerah (FPD) tingkat Kota Sukabumi, Disporapar berhasil meraih Juara 1 sebagai perangkat daerah terbaik dalam pelaksanaan FPD untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
Bambang Suryana, SUKABUMI
Prestasi Juara 1 FPD terbaik ini menjadi catatan penting bagi Disporapar Kota Sukabumi. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut menjadi semangat baru untuk terus bekerja lebih baik, memperkuat perencanaan pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warga Kota Sukabumi.
Tak hanya itu, penghargaan bergengsi ini juga menjadi bukti nyata bahwa Disporapar tidak hanya fokus menjalankan program di lapangan, tetapi juga serius membangun fondasi perencanaan yang matang, terukur, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Disporapar dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, partisipatif, dan akuntabel. Penghargaan tersebut, diserahkan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana kepada Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar.
Bagi Rahmat, penghargaan ini bukan sekadar prestasi lembaga, tetapi juga bentuk penghormatan atas dedikasi seluruh tim yang telah bekerja keras dalam setiap tahapan pelaksanaan Forum Perangkat Daerah.
“Penghargaan ini menurut saya adalah penghargaan untuk semua anggota tim yang telah berperan dalam pelaksanaan Forum Perangkat Daerah, baik dari sisi administrasi, koordinasi, substansi program, hingga teknis pelaksanaan forum,” kata Rahmat kepada Radar Sukabumi, Jumat (10/4).
Proses FPD yang dilaksanakan Disporapar bukan sekadar memenuhi agenda tahunan, melainkan menjadi ruang strategis untuk menyusun arah pembangunan sektor kepemudaan, olahraga, dan pariwisata secara komprehensif. Adapun, Forum Perangkat Daerah memiliki peran sangat penting karena menjadi titik temu antara aspirasi masyarakat di tingkat bawah dengan arah kebijakan pembangunan dari pemerintah pusat hingga daerah.
“FPD ini adalah forum yang sangat penting, karena menjadi titik temu antara proses perencanaan bottom up, yang berasal dari aspirasi masyarakat melalui musrenbang mulai tingkat kelurahan dan kecamatan, dengan perencanaan top down yang berasal dari dokumen pembangunan nasional, provinsi, hingga kota,” jelasnya.
Forum tersebut juga menjadi wadah sinkronisasi antarperangkat daerah, sekaligus ruang dialog bersama berbagai stakeholder. Mulai dari komunitas pemuda, insan olahraga, pelaku wisata, akademisi, hingga unsur masyarakat turut memberi masukan agar program yang disusun lebih tepat sasaran.
Rahmat menilai, keberhasilan meraih Juara 1 FPD terbaik tidak lepas dari budaya kerja kolaboratif yang terus dibangun di lingkungan Disporapar. Seluruh jajaran, kata dia, memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini membuktikan bahwa kerja sama tim yang solid akan menghasilkan sesuatu yang baik. Semua proses kami jalankan dengan sungguh-sungguh agar program yang dirancang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Rahmat berharap, seluruh hasil diskusi, usulan, dan rumusan program yang telah disepakati dalam FPD tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan semata. Ia ingin seluruh rencana tersebut dapat diwujudkan menjadi program nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
“Semoga hasil diskusi dalam FPD ini bisa diwujudkan menjadi program kegiatan yang dapat dilaksanakan dengan baik. Pada akhirnya, semua itu harus mampu meningkatkan pelayanan, khususnya di bidang kepemudaan, olahraga, dan kepariwisataan,” ungkapnya.
Menurutnya, ketiga sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan daerah. Sektor kepemudaan dibutuhkan untuk mencetak generasi yang aktif, kreatif, dan produktif. Bidang olahraga penting untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus prestasi.
Sementara sektor pariwisata berpotensi besar menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dengan perencanaan yang semakin baik, Disporapar optimistis dapat menghadirkan program-program inovatif yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga mendukung terwujudnya Kota Sukabumi yang semakin tertata, nyaman, dan sejahtera.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, dan menjaga komitmen pelayanan. Kami ingin terus hadir memberikan manfaat nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515320/original/063647700_1772170133-dokumentasi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446680/original/044858100_1765938416-superbank_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013597/original/031370100_1651622000-krists-luhaers-AtPWnYNDJnM-unsplash_1_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450042/original/009205900_1766126284-Slide_2__1_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454271/original/095674700_1766555170-santa-1058671_1280.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4915603/original/086439000_1723438542-Foto_2_-_Superbank_Raih_1_Juta_Nasabah.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444020/original/086083500_1765769688-WhatsApp_Image_2025-12-15_at_10.12.19_AM__1_.jpeg)

