Cegah Karhutla, Polres Purwakarta Lakukan Penyiraman Lahan: Begini Imbauan Kapolres

4 hours ago 5
KarhutlaPersonel Dalmas Polres Purwakarta melakukan penyiraman menggunakan kendaraan taktis AWC ke lahan kosong dan kering. (foto: Ist/dok TBN)

PURWAKARTA – Polres Purwakarta melakukan penyiraman lahan-lahan kosong yang dipenuhi rumput dan ilalang kering. Hal itu menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai karena berpotensi mudah terbakar saat musim kemarau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan personel Dalmas Sat Samapta Polres Purwakarta, penyiraman berlokasi di kawasan Perumahan Permata, Purwakarta, Selasa (11/8/2026) sore.

Kanit Dalmas Polres Purwakarta AIPTU Reno memimpin langsung jajarannya melakukan penyiraman menggunakan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) ke lahan-lahan kosong dan kering.

Penyiraman dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kebakaran, terutama ketika kondisi lahan kering dan cuaca panas membuat material vegetasi lebih mudah terbakar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polres Purwakarta dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran lahan kosong selama musim kemarau tahun 2026.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, pencegahan ini menjadi langkah utama dalam menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Kondisi rumput dan ilalang yang mengering dapat menjadi bahan yang mudah terbakar,” ujarnya, kutip TBN Purwakarta, Rabu (12/8/2026).

“Karena itu, penyiraman ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama di lahan kosong yang berada dekat dengan lingkungan masyarakat,” tambah IPTU Tini.

Dalam musim kemarau ini Ia mengajak masyarakat untuk ikut memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal warga Purwakarta. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di area terbuka dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api di lahan kering,” tegasnya.

Karena itu, pencegahan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan petugas. Kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah api muncul dan meluas, terangnya.

“Apabila masyarakat melihat titik api atau kepulan asap di lahan kosong, segera laporkan kepada petugas. Penanganan sejak dini akan jauh lebih mudah dibandingkan ketika api sudah membesar dan merambat ke area lain,” ungkap Tini.

Untuk itu, Polres Purwakarta terus meningkatkan langkah preventif selama musim kemarau, termasuk melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang memiliki potensi terjadinya kebakaran, pungkasnya. (Ron/Tbn)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |