BMPS Jabar Minta Pemerintah Fokus Pemerataan dan Gandeng Raksasa Teknologi

2 hours ago 7
FOTO BERSAMA: Ketua BMPS Jawa Barat, R. Agus Sriyanta (kedua kanan) foto bersama sengan pengurus BMPS Kota/Kabupaten Sukabumi usai menghadiri Rapat Kerja BMPS Jabar di Aula SMA Al Azhar Kota Sukabumi, Sabtu (19/9/2026). FOTO: ISTIMEWA

SUKABUMI -Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Barat menyoroti krisis minimnya jumlah siswa yang masih membelit sejumlah sekolah swasta.

Masalah ini dinilai tidak hanya bersumber dari mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), melainkan akibat belum meratanya sarana, prasarana, serta kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut ditegaskan Ketua BMPS Jawa Barat, R. Agus Sriyanta, usai menghadiri Rapat Kerja BMPS Jabar di Aula SMA Al Azhar Kota Sukabumi, Sabtu (19/9/2026).

Agenda yang dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki beserta pengurus BMPS wilayah Sukabumi dan Cianjur ini mengusung tema “Perkuat Kolaborasi, Inovasi, dan Tata Kelola Melalui Tour of Duty Menuju BMPS Jabar yang Bermanfaat dan Bermartabat”.

Agus menilai, arah kebijakan pemerintah saat ini masih cenderung berfokus pada kuantitas penerimaan peserta didik dalam jumlah besar di sekolah negeri.

“Pemerintah saat ini membuat kebijakan menerima siswa yang begitu banyak, lebih banyak konsen ke kuantitas pendidikan. Sedangkan kami berbicara tentang kualitas pendidikan,” ujar Agus kepada awak media, Sabtu (19/9/2026).

Kendati demikian, BMPS Jabar menegaskan tidak ingin sekadar mengeluh. Sekolah swasta didorong untuk berbenah mandiri guna meningkatkan daya saing, baik dari sisi kompetensi tenaga pengajar maupun modernisasi fasilitas pendukung.

“Kami swasta harus meng-upgrade diri. Supaya bisa berkompetisi dengan sekolah lain, termasuk sekolah negeri, kita harus meningkatkan kualitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketimpangan input siswa akademis dan fasilitas antarwilayah masih menjadi tantangan mendasar di Jawa Barat yang harus diselesaikan bersama oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai langkah konkret meningkatkan kompetensi dan adaptasi teknologi, BMPS Jabar meluncurkan program pelatihan coding dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi guru serta kepala sekolah swasta.

Program inovatif ini digelar secara strategis melalui kerja sama dengan raksasa teknologi Intel dan Acer.

Pelatihan tersebut ditargetkan menjangkau 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang terbagi dalam delapan titik pelaksanaan.

Tahap awal penjangkauan dimulai dari wilayah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Cianjur, sebelum berlanjut ke kawasan Bogor, Depok, Bekasi, hingga Purwakarta.

Respons pengelola sekolah swasta terhadap program digitalisasi ini terbilang sangat tinggi. Dari kuota awal 100 orang, jumlah pendaftar melonjak hingga 132 peserta.

Melalui penguatan kapasitas SDM digital, pembenahan sarana-prasarana, dan pemerataan kualitas, BMPS Jabar optimistis sekolah swasta mampu mempertahankan eksistensinya sekaligus mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era transformasi digital. (why)

Read Entire Article
Information | Sukabumi |