SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 yang digelar BPJS Kesehatan pada Selasa (27/1), daerah berjuluk Kota Tertib ini berhasil meraih penghargaan UHC kategori Pratama. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Tahun ini, total 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota menerima apresiasi serupa, dan Kota Sukabumi menjadi salah satu yang menonjol berkat capaian cakupan kepesertaan JKN yang mencapai 98 persen, tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen, serta status pembayaran iuran PBPU Pemda yang tercatat lunas hingga September 2025.
Predikat UHC bukanlah pencapaian baru bagi Kota Sukabumi. Sejak pertama kali diraih pada 1 April 2018, status tersebut telah memasuki tahun ke-8, menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang optimal.
Capaian ini sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara Pemerintah Kota Sukabumi, BPJS Kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan cakupan JKN di masyarakat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengapresiasi capaian tersebut dan menegaskan bahwa UHC merupakan target nasional yang harus dicapai seluruh daerah.
“UHC merupakan target nasional untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan merata. Jalur utama menuju UHC diwujudkan melalui optimalisasi Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan, didukung oleh kerja sama lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.
Bobby menekankan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata soal angka, namun harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendorong keaktifan peserta JKN, serta memastikan kelompok masyarakat rentan tetap menjadi prioritas.
“Harapan kami, capaian ini bukan hanya berhenti pada angka, tetapi juga memberikan dampak nyata. Kami ingin seluruh warga, terutama yang paling membutuhkan, benar-benar terlindungi dan terlayani secara optimal,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Indra Agustian, menyebut penghargaan UHC Awards 2026 menjadi bukti kuat bahwa Kota Sukabumi memiliki keseriusan dalam mendukung keberlanjutan Program JKN.
“Capaian kategori UHC Pratama ini mencerminkan kinerja yang sangat baik dalam memenuhi indikator UHC, mulai dari cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan peserta, hingga kepatuhan pembayaran iuran PBPU Pemda. Sinergi pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan berjalan optimal,” jelas Indra.
Ia juga menyampaikan harapannya agar capaian ini dapat terus diperkuat di masa mendatang. Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan angka cakupan, tetapi juga memastikan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keaktifan kepesertaan.
“Kami berharap komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjaga keberlanjutan UHC dapat semakin kuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan sinergi yang berkelanjutan, manfaat Program JKN dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.(wdy)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378300/original/038655500_1760238476-IMG_8887_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391590/original/061742600_1761357910-Untitled.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391434/original/025274800_1761317947-shopee_2.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372885/original/007218900_1759803541-DYLLA_AGNESIA__MITA_SOEDARJO__RINI__RIA_LIRUNGAN.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5374781/original/040007900_1759903932-brfrfr.jpg)
